Sunday, August 9, 2015

Disangka mau merebut kekasih orang

a1: "Aku titip pesanan barang ke rumah Y1 ya?! Soalnya aku sedang banyak pesanan. Para pegawaiku sedang kirim barang semua & aku juga sibuk membantu mereka. Karena Y1 adalah temanmu, jadi tolong kirimkan ini ke rumahnya."

A: "Ok. Sekalian aku berkunjung ke rumahnya karena sudah lama aku tidak jumpa dengannya."

a1: "Maksudmu sekalian mengenang kisah indah bersamanya gitu ya?! Hehehe..."

A: "Hush! Aku dengan dia sudah tidak ada hubungan & tidak punya perasaan apa-apa. Jadi jangan ungkit-ungkit itu lagi. Dia kuanggap sebagai teman & kisah-kisah di masa lalu hanyalah kenangan yang sudah diganti dengan kisah-kisah baru bersama yang lain."

a1: "Ya sudah. Terserah kamu. Ini barangnya & terima kasih ya atas bantuanmu."

Setiba di rumah Y1, ternyata di rumahnya sedang ada tamu yakni Yy1 sebagai kekasih Y1.

Y1: "Hai! Ngapain kamu ke rumahku? Aku sudah tak punya perasaan lagi denganmu jadi jangan coba-coba mendekatiku & merayuku karena itu tidak akan mempan padaku."

Yy1: " Iya. Y1 sudah menjadi kekasihku jadi kamu jangan mencoba memikat hatinya untuk berpaling & kembali padamu." Sambil mendekap Y1 & mengelus kepalanya sedangkan Y1 membalas Yy1 dengan mendekap lebih erat sambil bersikap manja & menunjukkan kemesraan dengannya.

A:" Maaf jika aku datang di waktu yang tidak tepat. Aku datang cuma untuk memberikan titipan temanku yakni barang pesanan Y1."

Y1 kaget & langsung melepaskan diri dari pelukan Yy1 & bicara dengan terbata-bata: "Oh!!..Iya..Ba..rang pe..sananku...Taruh di atas meja itu saja & terima kasih sudah mengantarkan."

A: "Iya. Kalau begitu aku pamit & maaf telah mengganggu kalian."

Y1 cuma bengong sedangkan Yy1 terdiam & bingung.

Disangka mau PDKT dengan mantan

Saat berjalan-jalan di taman kota, tak sengaja A bertemu X & terjadilah dialog berikut.

A: "Hallo!"

X: "Aku sudah tidak cinta lagi padamu jadi jangan mengharapkanku & mencoba mendekatiku lagi. Aku sudah menemukan pengganti yang lebih baik darimu. Memang dulu aku cinta padamu tapi sekarang aku benci padamu. Jadi aku ingin kamu pergi jauh dariku."

A: "Sebentar... Bukankah kita tidak sengaja bertemu? & Apa yang perlu diperdebatkan lagi dari kisah cinta kita yang sudah berakhir? Kalau kita sudah tidak ada kecocokan & kamu membuat keputusan seperti itu, berarti masalah di antara kita pun selesai. Jadi tidak perlu kita memperpanjang masalah yang sudah sampai ujungnya & sebaiknya kita buka lembaran cerita baru tentang kehidupan masing-masing/tentang persahabatan di antara kita."

X: "Tetap saja aku belum bisa melupakan permasalahan di antara kita. Jadi aku tidak ingin melihatmu lagi."

A: "Ok. Kalau kamu ingin seperti itu. Nanti kalau bertemu lagi, kita berpura-pura tidak saling kenal."

Disangka selingkuh

W: "Aku ingin putus denganmu!"

A: "Kamu sering berkata ingin putus tapi di lain waktu berkata ingin nyambung. Kamu belum mempunyai keputusan yang mantap atas pilihanmu. Jadi maumu sekarang benar-benar putus atau cuma putus nyambung terus?"

W: "Pokoknya aku ingin putus! Aku tidak tahan dengan kelakuanmu yang suka selingkuh & menjalin hubungan dengan beberapa perempuan sekaligus."

A: "Selingkuh??? Kalau menjalin/melakukan hubungan terlarang & secara sembunyi-sembunyi, maka aku tidak akan membantah jika kamu menyebutnya sebagai selingkuh. Jika menjalin hubungan secara baik-baik & secara terang-terangan dengan beberapa perempuan apalagi sampai nikah maka itu bukan selingkuh tapi poligami."

W: "Mana mungkin ada perempuan yang rela berbagi cinta dengan perempuan lain!"

A: "Aku sadar jika banyak perempuan yang tidak mau dipoligami, jadi aku cari perempuan yang mau & rela berbagi cinta saja. Karena itu dengan terang-terangan aku menawarkan pernikahan poligami. Jadi kamu & para perempuan lain bisa langsung membuat keputusan untuk menerima/menolak tawaran ini. Kalau kamu menolak, ya sudah, kita berteman saja."

Sunday, August 2, 2015

Pertemuan Menentukan Sikap & Keputusan

Di sini kita simulasikan percakapan mengenai permasalahan yang terjadi antara aku dengan kalian. Pertemuan ini dilakukan di sebuah ruang cukup lebar dengan sebuah meja bundar di tengah-tengah yang dikelilingi beberapa kursi. A adalah aku, E, K, N, Y, Z dan seterusnya adalah perempuan ke-1, perempuan ke-2, perempuan ke-3, perempuan ke-4 dan seterusnya. Baik, kita mulai percakapannya.

A: "Salam hangat semuanya! Aku senang kita bisa berkumpul & membicarakan permasalahan kita selama ini, yang seolah tidak berkesudahan. Tapi kalian tentu sudah membaca pesan tentang pandangan, sikap & keputusanku terhadap permasalahan ini. Jadi tujuan pertemuan ini adalah kita bisa saling mengemukakan sikap & keputusan atas permasalahan tersebut."

Y: "Iya, aku senang dengan ketegasanmu dalam membuat keputusan atas permasalahan kita. Sebetulnya aku masih menginginkanmu tetapi karena perbedaan kita & keras kepalamu sehingga membuatku mencoba membuka diri dengan orang lain. & akhirnya aku bertemu dengan orang yang terus memberi perhatian & menunjukkan cintanya padaku. Tetapi tetap saja dirimu sulit tergantikan sehingga aku terus menerus dalam kebimbangan ketika harus memilih antara kamu atau dia. Sampai akhirnya kamu menawarkan poligami sehingga membuatku menjadi lebih mantap untuk memilih dia."

Z: "Keputusanmu ini membuatku syok berat, kamu pun tahu seberapa besar cintaku padamu & aku pun telah melakukan apa saja agar bisa merebut perhatian & cintamu padaku. Tapi ternyata kamu membuat keputusan yang masih belum dapat aku terima. Biarkan aku sendiri & merenungkan hal ini. Aku butuh waktu untuk menenangkan diri & untuk menentukan sikap terhadap persoalan ini. Tapi aku cukup senang akhirnya kamu ambil kendali atas permasalahan ini setelah perjalanan panjang yang melelahkan dalam hiruk pikuk & kerumitan masalah yang seolah tak berujung & melebar ke mana-mana ini."

K: "Aku tidak berharap kamu memutuskan masalahmu seperti ini. Sebenarnya kalau kamu tidak memutuskan permasalahannya seperti ini, aku akan terus berjuang memperebutkan cintamu untukku. Tapi apa boleh buat, kamu membuat keputusan ini, sehingga akupun mundur teratur saja. Meskipun sebenarnya aku masih berat hati untuk melepasmu. Selamanya kamu ada di hatiku & tidak akan tergantikan. Semoga kamu bisa menemukan orang-orang yang sesuai dengan harapanmu."

E: "Kamu adalah orang yang paling mengesankan dalam hidupku. Kamu bagaikan magnet yang merebut semua perhatianku. Kamu telah mencuri hatiku seluruhnya, sehingga aku akan kehilangan diriku jika tidak bisa bersamamu. Tapi keputusanmu itu tetaplah keputusan yang sulit & berat bagiku sehingga membuatku seolah sedang bermimpi & merasa apa yang telah terjadi selama ini seperti bayang-bayang semu. Jadi berikan aku waktu untuk bangun & menyadari atas apa yang telah terjadi sehingga aku bisa menentukan sikap & keputusan yang benar-benar berdasarkan kesadaran & sesuai kata hatiku tanpa ada paksaan dari siapapun."

N: "Aku tahu kamu memang sangat menarik & mempesona bahkan awalnya aku juga seperti para pecintamu yang lain yang berebut ingin mendapatkan cintamu. Tapi dengan keputusanmu ini, setelah kurenungkan lagi, ternyata aku hanya menyukaimu sebatas kekagumanku pada sosok yang menjadi inspirasi dalam kehidupanku. Aku tidak benar-benar ingin memilikimu. Yang kuinginkan hanyalah hubungan sebatas penggemar dengan idolanya atau semacam hubungan persahabatan yang akrab. Tapi aku sebagai penggemar & sahabatmu akan selalu mendukungmu serta tak berkeberatan membantu jika dibutuhkan. Ohya, kalau aku menemukan orang-orang yang sesuai dengan selera & harapanmu, aku akan memberitahu & memperkenalkannya denganmu."

A: "Ok!. Semua telah kemukakan pandangannya masing-masing. Terima kasih atas kehadirannya pada pertemuan penting ini. Semoga setelah ini kita bisa melanjutkan perjalanan hidup kita dengan lebih menyenangkan setelah adanya kejelasan arah & ujung dari hubungan kita ke depan. Harapannya pertemuan ini tidak menjadi akhir dari hubungan kita karena kita bisa membina hubungan persahabatan yang indah. Apalagi sekarang aku membuat blog & halaman facebook tentang memajukan Indonesia ( http://majulah-indonesiaku12.blogspot.com &  https://www.facebook.com/Majulah.Indonesiaku ). Ayo, bergabung & ikut serta dalam gerakan memajukan Indonesia. Di sini kita bisa mengaktualisasikan diri menjadi orang yang berguna bagi tanah air.

Thursday, July 30, 2015

Apakah Cerita Lama Terulang Lagi?

Situasi & keadaan sudah berubah, begitupun aku dengan kalian. Sekarang aku sudah tidak sama dengan yang dulu. Sekarang aku telah sampai pada kata-kata "Inilah aku", jadi kalaupun harus mengulang cerita lama, maka ceritanya pun akan kusesuaikan dengan apa yang aku mau. Jika kalian memaksaku ikuti cerita kalian, maka buatlah cerita kalian sendiri & aku pun membuat ceritaku sendiri. Kalian tidak bisa memaksaku untuk mengikuti kalian & kalian pun tidak bisa aku paksa untuk mengikuti aku. Jadi kalau kalian mau & rela dengan mauku, maka ikutlah denganku, jika tidak, maka kalian sudah dewasa & mandiri untuk memilih & menjalani hidup seperti apa yang kalian mau.

Marilah kita sama-sama bangun & tersadar dari cerita  berputar-putar yang selama ini kita jalani sehingga kita bisa memulai cerita baru yang lebih jelas arah & ujungnya. Selama ini kita terjebak dalam cerita berputar-putar yang tak berujung karena kita tidak menjalin komunikasi secara langsung & tidak pada pokok permasalahan tetapi melalui orang lain, media lain atau hal lain yang membuat kita selalu berada dalam kesalahpahaman satu sama lain. Tapi hal ini tidaklah mengapa, karena dengan berbagai peristiwa yang telah kita lewati akan membuat kita terbiasa menghadapi permasalahan yang sama atau mirip dengan permasalahan yang dulu pernah kita alami. Jadi permasalahan yang pernah kita alami tidaklah membuat kita makin lemah atau terpuruk tetapi justru dapat memperkuat & mengokohkan mental kita jika kita tidak mudah menyerah.


Aku sudah ungkapkan pandanganku perihal permasalahan kita seperti di atas, tapi aku memaklumi jika ada di antara kalian yang punya pandangan berbeda denganku. Tapi aku harap perbedaan pandangan yang terjadi tidak membuat kita meributkan hal-hal yang hanya memperkeruh & memperlama penyelesaian masalahnya tetapi seharusnya kita lebih fokus pada bagaimana mencari jalan keluar/pemecahan masalah tersebut. Di sini aku menawarkan poligami. Meskipun sebagian orang tidak setuju/menganggap ini bukanlah jalan keluar, tapi pilihanku adalah itu. Jika kalian tidak bersedia, berarti masalah di antara kita pun selesai & aku bisa memulai cerita baru dengan yang lain. Kalau kalian masih ingin denganku tanpa harus berpoligami, maka kita bisa menjalin ikatan persahabatan. Sehingga apapun pilihan kalian, kita masih bisa hidup berdampingan, baik itu dalam ikatan pernikahan/dalam ikatan persahabatan.

Friday, June 12, 2015

Poligami & Naluri anak Adam

Poligami banyak diinginkan kaum Adam tapi banyak dihindari kaum Hawa. Siapa sih kaum Adam yang yang tidak mau berpoligami ketika segala sarana & prasarana tersedia & tiba-tiba datang beberapa perempuan baik-baik yang rela dimadu olehnya? Kebanyakan, kalau tidak semuanya, langsung setuju menikahi mereka. Meskipun begitu, kita juga tidak menutup mata pada segelintir kaum Adam yang tidak setuju untuk berpoligami dengan suatu alasan tertentu. Tetapi hal ini berbeda dengan kaum Hawa yang kebanyakan menghindari poligami meskipun sangat mencintai kekasihnya karena mereka tidak ingin diduakan oleh orang yang dicintainya.

Kaum Hawa ingin menjadi satu-satunya orang dalam kisah percintaannya dengan orang yang dia cintai. Sangat banyak rayuan & ungkapan cinta yang memposisikan perempuan sebagai satu-satunya & yang teristimewa di hati pria, yang mana hal ini dapat dengan mudah membuat perempuan menjadi kasmaran & terbang melayang. Apalagi ketika diberi perhatian-perhatian khusus & sentuhan hangat yang membuatnya menjadi tidak berdaya sehingga rela memberikan apa saja untuk pria yang disayanginya. Tetapi hal itu akan hancur seketika saat kekasihnya ketahuan menduakannya karena perempuan rela memberikan segalanya asalkan tidak untuk berbagi cinta.

Tidak ingin menduakan perempuan untuk menjaga hubungan yang banyak menjadi alasan para pria akhirnya memilih monogami. Para pria berpikir lebih baik menahan diri dari berpoligami daripada memutuskan hubungan dengan wanita yang dicintainya walaupun kalau ada kesempatan & sang kekasih bersedia berbagi cinta bukan tidak mungkin pria tersebut akan berpoligami. Sedangkan bagi perempuan, ada banyak alasan mengapa mereka tidak bersedia dipoligami, salah satunya adalah karena khawatir bahwa pria yang dicintainya nanti tidak bisa berbagi cinta dengan baik dengan para perempuan yang dipoligaminya.

Di atas itu semua, secara alamiah, kaum Adam memiliki naluri ingin memimpin & kaum Hawa ingin dipimpin. Hal ini karena pria lebih dipengaruhi oleh pikirannya & perempuan lebih dipengaruhi perasaannya sehingga pria cenderung memikirkan kehidupannya sedangkan perempuan cenderung merasakan kehidupannya. Perempuan ingin dipimpin karena banyak hal dalam kehidupan yang masih diselubungi misteri sehingga kelemahannya yang lebih dipengaruhi perasaan dalam memahami permasalahan yang dialami dapat tertutupi oleh sang pria yang lebih dipengaruhi pikirannya dalam memahami permasalahan tersebut. Sehingga tidak mengherankan ketika ada beberapa perempuan yang rela dipoligami dikarenakan mereka sudah merasa nyaman & cocok untuk berbagi cinta dengan & menyerahkan hidupnya pada pria yang sama-sama mereka inginkan.

Sunday, April 5, 2015

Kisah balap motor jalanan sang pemuda

Ada suatu kisah seorang pemuda dengan motor barunya. Dia adalah seorang pemula dalam dunia motor sehingga belum terlalu menguasai motornya ketika di jalanan. Hal ini mengakibatkan dia sering terlihat kaku ketika mengendarai motornya. Saat di jalanan kadangkala dia kurang memperhitungkan saat menarik gas, mengerem & pindah gigi dengan baik sehingga cara berkendaranya menjadi tidak stabil. Kekurangan inilah yang membuat dia sempat mengalami beberapa kali kecelakaan kecil. Tetapi dia terus mencoba mempelajarinya meskipun awalnya dia sering mengalami kesulitan & belum bisa mendapatkan feeling yang pas dalam mengendarai motor yang digunakannya.

Suatu ketika sang pemuda mengendarai motornya di jalanan. Saat di perempatan jalan, lampu merah menyala lalu dia berhenti & melihat ada berbagai macam kendaraan yang ada di sana. Saat itu dia melihat ada motor balap yang membunyikan motornya dengan keras. Sang pemuda merasa itu adalah hal biasa & merupakan bentuk ekspresi kegagahan sang pemilik atas motor gedenya. Saat lampu hijau menyala, motor balap tersebut langsung tancap gas & melesat jauh meninggalkan kendaraan lainnya. Sang pemuda berpikir bahwa pantas kalau motor gede & tenaga besar bisa melaju secepat itu tetapi tidak lama setelah itu ada motor gede lain yang tiba-tiba mengikuti di belakangnya. Mereka seolah sedang adu balap satu sama lain.

Sang pemuda cuma bisa melihat mereka saling salip menyalip jauh di belakang motor balap tersebut. Tak beberapa lama ke dua motor tersebut makin jauh & menghilang dari penglihatan. Itu adalah saat pertama sang pemuda melihat pemandangan balap motor bebas di jalan raya umum. Kemudian sang pemuda melanjutkan perjalanan ke tempat tujuannya. Saat tiba di tempat tujuan dia masih terbayang adu balap motor gede yang dilihatnya. Dia jadi tertarik untuk melihatnya lagi di jalanan nanti. Balapan tersebut terlihat seru karena mereka saling beradu kecepatan dengan motor yang dimiliki masing-masing. Sang pemuda memikirkan balapan tersebut & mengira kalau hasilnya imbang karena sepertinya tenaga mesin motor yang mereka gunakan sama.

Hari berikutnya sang pemuda menunggu-nunggu pemandangan yang serupa. Tetapi sampai menjelang sore dia tidak menemukan hal yang serupa. Sesaat sebelum sang pemuda masuk ke dalam gang rumahnya, terdengar suara keras dari sebuah motor balap yang melaju kencang sendirian lalu menjauh & menghilang. Esok hari sang pemuda berangkat pagi & saat di tengah perjalanan ada tiga motor yang saling kejar-kejaran. Salah satu motor tersebut adalah motor modifikasi yang bersuara keras. Motor-motor tersebut bukan motor gede tapi mereka berusaha memacu motor kencang-kencang untuk menjadi yang terdepan dalam balapan tersebut. Mereka masih remaja & sepertinya ingin unjuk gigi dengan motor & kemampuannya.

Tidak lama kemudian motor-motor tersebut jauh menghilang di tikungan jalan. Ini adalah pemandangan baru bagi sang pemuda, tidak hanya motor gede, motor biasapun dijadikan balapan di jalanan. Saat pulang kerja, sang pemuda mendapat pekerjaan ekstra sehingga dia harus lembur & membuatnya tidur lebih malam. Pagi harinya dia bangun kesiangan karena itu sang pemuda mengendarai motornya agak ngebut agar bisa cepat sampai di kantornya. Tetapi saat di jalan, dia menemui seseorang yang memainkan gas motornya hingga timbulkan suara keras sebagai tanda ajakan tuk balapan. Orang tersebut menggunakan mesin motor yang sama dengan sang pemuda. Sang pemuda tidak berniat balapan tetapi bertujuan agar bisa cepat sampai kantor.

Saat sang pemuda berusaha mempercepat laju motornya, orang tersebut terus membuntuti & terkadang menyalip. Tapi sang pemuda fokus pada tujuannya agar segera sampai di kantor. Karena sang pemuda & orang itu salip menyalip maka orang lain yang melihat akan menyangka mereka sedang balapan. Kejadian ini terus berlangsung hingga dekat kantor sang pemuda. Sepanjang perjalanan, kejadian ini menarik perhatian banyak orang karena suara bising motor yang terdengar. Ketika sang pemuda mulai pelankan motor & bersiap berhenti di kantor, orang tersebut tampak puas dengan balapan ini. Dia merasa menemukan rekan untuk balapan & sebelum pergi menjauh dibunyikannya klakson serta suara derungan motornya keras-keras.

Sang pemuda pun tiba di kantor & segera keluarkan dokumen-dokumen yang akan digunakan untuk rapat dengan atasan 20 menit lagi. Tetapi apesnya, ada 4 dokumen yang ternyata terselip di antara berkas-berkas di atas meja sehingga dia harus kembali ke rumahnya. Normalnya perjalanan pulang-pergi dari rumah ke kantor adalah 30 menit jadi jelas dia akan telat ikuti rapat, padahal saat itu adalah rapat besar di mana seluruh pemimpin perusahaan hadir. Sang pemuda pun mau tidak mau harus cepat sampai sesaat sebelum rapat dimulai. Dia langsung tarik gas motornya dalam-dalam untuk maksimalkan kecepatan. Di perjalanan orang-orang yang tahu sang pemuda sedang balapan beberapa saat lalu langsung berpikiran bahwa dia adalah pemuda yang hoby balapan.

Pada perjalanan pulang, sang pemuda diperhatikan oleh orang yang juga hoby balapan sehingga orang itu ingin mencoba balapan dengannya tetapi dengan motor yang memiliki tenaga mesin yang sedikit lebih besar dibanding motor sang pemuda. Sang pemuda sadar sedang diajak balapan dengan seseorang yang memiliki tenaga mesin motor lebih besar tetapi dia hanya fokus untuk segera ambil dokumen & kembali ke kantor. Aksi kejar-kejaran & salip menyalip terjadi sehingga mereka menjadi pusat perhatian orang-orang di sekitar, baik yang mengendarai motor, mobil maupun orang-orang yang berada di sekitar jalan tersebut. Sesampai di rumahnya, ternyata sang pemuda sedikit lebih cepat dibanding orang itu&ini membuat sang pemuda diperhitungan.

Setelah menemukan dokumen yang dicarinya, dia langsung balik ke kantor dengan kencang. Tanpa dia ketahui, ternyata ada motor dengan tenaga mesin yang lebih besar lagi ingin mencoba balapan dengannya. Saat mengendarai motornya tiba-tiba dari arah samping melaju motor gede dengan suara keras yang mendahuluinya & orang tersebut terlihat ingin mengajak balapan. Tak lama kemudian sang pemuda langsung tancap gas dalam-dalam & kendalikan motornya sebaik mungkin untuk bisa mengejar motor gede tersebut tapi dengan tetap fokus agar bisa segera balik ke kantor. Usaha mengejar motor gede tersebut memang tidak mudah tetapi paling tidak sang pemuda sudah bisa menjaga jarak tidak terlalu jauh dengan motor gede tersebut.

Sesampai di kantor, kejar-kejaran tersebut berakhir dengan hasil jarak kedua motor yang tipis. Memang motor sang pemuda beda kelas dengan motor gede tersebut sehingga harus tertinggal di belakang motor tersebut. Tetapi bagi sang pemuda, dia lega bisa tiba di kantor sesaat sebelum rapat besar dimulai sehingga dia bisa ikuti rapat penting dengan para pemimpin perusahaan. Selesai kerja saat perjalanan pulang, dia jadi pembicaraan banyak orang yang mengetahui bahwa dia telah mengimbangi motor dengan tenaga mesin lebih besar di jalan raya umum. Hari-hari berikutnya banyak yang ingin mencoba balapan dengan sang pemuda sehingga membuat dia makin terbiasa & makin terasah kemampuan balapnya.

Sejak pengalaman balapan tanpa sengaja tersebut, sang pemuda hampir tiap hari diajak balapan oleh para pembalap jalanan lain sehingga dia banyak dikenal oleh orang-orang di sekitarnya. Saat balapan terjadi, motor yang digunakan biasanya keluarkan bunyi yang keras sehingga ketika ramai terdengar bunyi deru motor yang keras, orang-orang langsung bisa menebak bahwa di sekitar tempat itu ada sang pemuda. Karena banyak orang yang sudah mengenalnya, ketika sang pemuda berada di suatu tempat, ada orang yang suka menyapanya dengan suara raungan motor yang membuat suasana jadi ramai. Sang pemuda pun senyum karena mendapat sambutan meriah seperti itu. Sang pemuda anggap itu sebagai sapaan hangat seorang teman.

Kini sang pemuda tidak terlalu banyak ikuti ajakan orang untuk balapan di jalanan. Kalau ingin, ia akan ikuti ajakan itu, kalau tidak, ia akan lebih asyik mengendarai motornya sendiri. Ketika sedang asyik, dia akan lebih banyak menikmati perjalanannya. Menikmati saat mengendarai motor serta saat melewati bermacam orang & kendaraan yang lalu lalang. Sesekali dia mengendarai motor dengan kencang & di waktu yang lain mengendarainya dengan santai. Saat dia ingin cepat, dia akan menyalip kendaraan-kendaraan yang ada di depannya & saat ingin santai dia akan biarkan kendaraan lain berlalu di depannya. Sang pemuda berbuat bebas sekehendak hatinya, jika ingin, dia akan melakukannya & jika tidak, dia tidak melakukannya.